Kepercayaan Masyarakat Arab Jahilliyyah
- Terdapat beberapa kepercayaan yang dianut masyarakat Arab sebelum agama Islam lahir. Bangsa Arab Qahthan (Kaum Saba) di Yaman misalnya, mereka menganut kepercayaan atau agama Ash-Shabiah, yaitu suatu kepercayaan yang berkembang di masyarakat Qhatan tentang adanya kekuatan pada bintang-bintang dan matahari ssebagai kekuatan maha pencipta. Mereka menganggap bintang dan matahari sebagai Tuhan. Bangasa mereka yang masih tinggal di Yaman, kepercayaan Ash-Shabiah terus dianut. Tetapi kemudian karena mereka mendapat seruan dari para Yahudi yang datang dari Yasrib (Madinah) agama Yahudi ini dijadikan sebagai agama baru. Salah seorang pemimpin mereka yang pertama kali menerima agama itu adalah Yusuf Zu Nuas.
- Adapun bangsa Arab Ismail, pada mulanya mereka menganut agama tauhid (monotheisme) yang di bawa oleh Nabi Ibrahim A.S., dan di dalam pengaruh serta kekuasan merekalah terletak tanggung jawab yang besar untuk menjaga dan memelihara Kabah. Tetapi setelah kota Mekah dikuasai oleh Khuzaah, terjadilah perubahan dalam hal kepercayaan mereka.
- sebagai mana kepercayaan orang arab pada waktu itu terdapat 360 tuhan ;
- yang mana tuhan siang tuhan malam ; tuhan baik tuhan jahat ; dan berbagai lagi tuhan yang mana di percayai orang arab pada waktu itu yang mana lahir dari pahaman tauhid tiada tuhan selain allah pembawaan nabi ibrahim namun tercemar akibat terlalu lama tiada nya nabi dan perbagai kepercayaan di masukkan dalam aliran dan pahaman arab tada waktu itu; sebagai mana tuhan siang membawa kepercayaan arab waktu itu untuk melakukan amalan di siang hari melakukan pemburuan me mbajak bercucuk tanam dan memeliharaan dan berbagai lagi aktiviti waktu siang hari waktu matahari yang mana orang arab majusi menyem bah dewa matahari , dan sebagai mana tuhan siang ada nya tuhan malam yang mana di sembah orang arab sebagai mana tuhan siang tuhan malam membawa dan menjada oran g orang arab waktu itu suka nya berhibur berjaga malam bersuka ria berbagai aktiviti waktu malam yang mana tuhan yang membuka pintu hati manusia mengajak manusia arb waktyu itu suka akan melakukan aktivity malam hari tidak sebagai mana tuhan siang begitu jua tuhan malam jadi pada waktu itu terjadi nya tuhan ya ng mana kepercayaan arab setelah ratusa n tahun kewafatan nabi ibrahim dan tercemar nya tauhid samawi tuhan langgit yang di bawa nabi ibrahim ,.,. sebagai mana waktu itu maka allah telah mentakdirkan lahir nya seorang anak yang mana dari bangsa arab keturunan nabi ibrahim dan ketika mana bangsa arab waktu itu telah jauh tersesat dan bercanggah dari ajaran asal nabi ibrahim.
- Menurut Ibnu Al-Kalbi, yang menyebabkan bangsa Arab akhirnya menyembah berhala dan batu, ialah setiap mereka akan pergi meninggalkan kota MEkkah, selalu membawa sebuah batu ayng diambilnya dari beberapa tempat di sekitar ka’bah, dengan maksud untuk menghormati Ka’bah, dan untuk memperlihatkan kecintaan mereka kepada Mekah. Kemudian batu-batu tersebut diletakan di tempat persinggahan atau tempat tinggal mereka. Mereka melakukan thawaf (mengelilingi) batu-batu itu. Layaknya orang melakukan thawaf waktu haji.
- Disamping adanya kepercayaan dan penyembahan berhala yang dilakukan masyarakat Arab sebelum kelahiran agama Islam, terdapat pula kepercayaan lain yang mereka anut seperti :
- a.Menyembah malaikat. Bahkan ada yang beranggapa bahwa malaikat adalah puteri tuhan.
- b.Menyembah Jin, ruh atau hantu. Bahkan ada suatu tempat jin terkenal dengan nama Darahim.
- Pada saat menjelang kelahiran agama Islam, tumbuh sekelompok orang dari kalangan masyarakat Arab yang berusaha ingin melepaskan bangsanya dari kepercayaan yang sesat, dan berusah mengembalikan kepercayaan agama tahuhid (monotheisme) yang diajarkan Bagi Ibrahim AS. Mereka adalah Waraqah bin Naufal, Umayah bin Abi Shalt, Qus Saidah, Utsman bin Khuwairis, Abdullah bin Jahsy, dan Aainal bin Umar.
- setelah terpadam nya agama majusi api kemaraahan dan api kebangkitan dari kehanggatan siang dan malam maka terdengar lah lahir nya seorang insan mulia muhamat yang mana allah tetapkan takdir nya seorang utusan dan hamba allah sawt;Setelah Nabi Muhammad SAW, menerima wahyu yang pertama (Quran Qs:Al-Alaq: 1-5), di Gua Hira pada tanggal 17 Ramadan tahun 610 M beliau mengalami pertentangan jiwa dan kecemasan cukup lama. Akhirnya Nabi Muhammad sampai pada puncak keyakinan tentang kerasulannya, dengan turunya Qs:Al-Mudatsir: 1-7 sebagai penegasan Allah untuk berdakwah, menyiarkan agama islam pada kerabat dekat dan selanjutnya pada masayarakat umum.
- Masa dakwah yang dilakukan Nabi Muhammad SAW di Mekkah selama 13 tahun, yaitu sejak beliau menerima wahyu pertama sampai hijrah ke Madinah.
- Adapun inti Ajaran Islam yang di bawa Nabi Muhammad SAW, selama di kota Mekkah adalah:
- 1.Mengajarkan manusia bertuhan hanya kepada Allah semata-mata (bertauhid).
- 2.Mengajarkan bahwa akan terjadinya hari kiamat.
- 3.Mengajarakan Ahlak yang terpuji dan melarang manusia berbuat jahat dan tercela.
- 4.Mengajarkan ibadah seperti shalat.
- 5.Mengajarkan persamaan derajat semua manusia.
- C Perbedaan Kepercayaan dan Kebudayaan Arab Jahiliyah dengan Ajaran Islam.