Isnin, 2 April 2018

HIDAYAH MILIK ALLAH ,03

Sebagai mana wajib kita ketahui bahawa setiap manusia yang lahir kebumi milik allah sawt ini telah allah jadikan bagi nya kitab penentu jalan hidup dan penyudah kisah hidup nyayang mana di namakan kitab takdir qadak dan qadar seseorang,..,
Sebagai mana tiap manusia memiliki hati sdanubari dan dalam hati tempat tinggalnya iblis yang mana di sini lah tempat tinggal malaikat dan allah .,,. sebagai mana kisah kisah manusia yang menerima hidayah allah bderubah dari kejahilan kepada tamadunan,.,..,
Berbagai kisah kisah insan menerima hidayah namun apa yang pasti ketika mana allah pilih seseorang untuk nya pancarkan nur muhamat yang mana berupa cahaya di bawah cahaya allah maka waktu itu hati sanubari tempat tinggalnya malaikat dan iblis tersingkir dari terus mengawal ,.,. sebagai mana hati sanubari yang berkait dengan perasaan atau keingginan ia nya adalah tempat di mana dinamakan qalbu dalam islam disini lah bermula nya sesuatu niat atau hajat atau keingginan atau perasaan,..,,.
        Sebagai contoh seseorang yang inggin berkenalan dengan seseorang wanita yang cantik di hadapanya maka hati atau qalbu lah pertama kali yang menggerakkan akal nya perasaan nya hati nya untuk berkeingginan untuk mendekati dan bertanya pada wanita cantik itu .,,.., namun dalam hidayah qalbu allah pancarkan nur yang mana berupa cahaya allah maka qalbu itu sentiasa berasa rindu akan untuk mengenali allah sawt,.,. yang mana waktu itu qalbu seseorang akan terus bermain perasaan setiap masa dan waktu rasa gelisah untuk terus mendekati dan terus mengenali ilmu allah ,.,. dari sinilah rasa cinta mula berputik bagi qalbu yang allah pancarkan nur muhamat dalam nya ,.., setiap saat ha nya nama tuhan yang maha esa di main dalam qalbu nya,.,. setiap detik qalbu berbicara ten
tang tuhan yang mencipta dunia dan tuhan bagi setiap mahluk,.,. lalu masa berlalu dan qalbu akan terus di diam i malaikat allah atau nur muhamat yang mana cahaya di bawah cahaya allah yang akan mengubah perasaan seseorang dari jahil kepada mendekati ilmu dari pada menjauhi ilmu ilmu mengenal allah terus menghampiri ilmu ilmu allah sawt,.,. sebagai mana dahulu nya bila terdengar azan di waru ng kopi terus duduk bersembang berjam jam tampa hirau azan dan waktu menyembah tuhan ,.,. jika sewaktu dahulu berada dalam kedai internet kafe waktu azan asar berkumandang namun dalam hati qalbu tiada nur cahaya di bawah cahaya allah maka tiada pernah terfikir atau terasa gementar tampa ada rasa takut walau sebesar zarah bagi nya untuk terus meninggalkan solat untuk terus menjauhkan diri dari allah sawt,.,.,. namun bila qalbu nya telah bersinar dengan cahaya allah maka terlihat lah perasaan takut allah bila terdengar azan terus meninggalkan sebarang jenis dan bentuk kerjaya atau apa jua sedang di lakukan nya .,,.
        .QALBU YG DI PANCARKAN CAHAYA DI BAWAH CAHAYA ALLAH MENDORONG MENUJU ALLAH SUBHANAHU WATA"ALA Di antara tanda lain sehatnya QALBU adalah selalu mendorong si empunya untuk kembali kepada Allah subhanahu wata’ala dan tunduk kepada-Nya. Dia bergantung hanya kepada Allah, mencintai-Nya sebagaimana seseorang mencintai kekasihnya. Tidak ada kehidupan, kebahagiaan, kenikmatan, kesenangan kecuali hanya dengan ridha Allah, kedekatan dan rasa jinak terhadap-Nya. Merasa tenang dan tentram dengan Allah, berlindung kepada-Nya, bahagia bersama-Nya, bertawakkal hanya kepada-Nya, yakin, berharap dan takut kepada Allah semata. Maka QALBU tersebut akan selalu mengajak dan mendorong pemiliknya untuk menemukan ketenangan dan ketentraman bersama Illah sembahan nya. Sehingga tatkala itulah ruh benar-benar merasakan kehidupan, kenikmatan dan menjadikan hidup lain daripada yang lain, bukan kehidupan yang penuh kelalaian dan berpaling dari tujuan penciptaan manusia. Untuk tujuan MENGHAMBA kepada Allah subhanahu wata’ala inilah surga dan neraka diciptakan, para rasul diutus dan kitab-kitab diturunkan. Abul Husain al-Warraq berkata, || "Hidupnya QALBU adalah dengan mengingat Dzat Yang Maha Hidup dan Tak Pernah Mati, dan kehidupan yang nikmat adalah kehidupan bersama Allah, bukan selain-Nya."        
              Percayalah bila qalbu allah pancar cahaya di bawah cahaya allah maka terlihat insan berubah sebagai hamba allah tuhan pemilik dunia mengabdikan diri sewaktu di panggil menyerah diri bila waktu azan di laungkan kerna waktu itu qalbu qalbu yang terpancar cahaya dibawah cahaya allah akan terus berperasaan gementar takut akan menjauhkan diri dari tuhan pemilik dunia,.Atau bila mana terdengar ayat ayat allah maka qalbu yang memiliki cahaya di bawah cahaya allah akan bergementar untuk terus mengigatkan kesan kesan dosa atau azab azab yang bakal di tempuhi dan untuk terus menjauhi diri dari menghampir diri allah sawt yang mana berupa dzat yang maha qadim., ,. sebagai mana waktu takdir milik telah allah tetapkan setiap insan dengan kesudahan hidupnya dan di mana akan dia berada dan kekal dalam nya,.,.,.
       Nur adalah cahaya ilmu dari Allah, ibarat cahaya matahari yang datang dari matahari menuju bulan dan dipantulkan ke bumi disebut Nur, maka seperti itulah Allah mengajarkan kepada manusia bahwa hidupnya bukanlah Subjek tetapi mewakili subjek yaitu Nur Allah yaitu Ajaran Allah mulai dari Adam sampai dengan Nabi Muhammad SAW, yaitu Al-Qur'an. Setiap kali para Nabi wafat, maka ajaran Allah yang telah menyelamatkan umat manusia itu diputar balik menjadi Bathil, maka Nur tidak lagi memancarkan sinar terang, hati tidak lagi memancarkan Nurani, tetapi sudah menjadi Dzulmani atau hati yang gelap. Setiap kali ajaran Allah ini dikirimkan oleh Allah melalui Rasul-Rasulnya, maka manusia itu mengejek dan mempermainkan petunjuk Tuhan itu, sehingga massal manusia baik yang kaya maupun yang miskin, baik yang penguasa maupun rakyat jelata, semuanya terjerumus kedalam kesesatan yang tidak disadarinya. Mereka justru menganggap bahwa kedatangan para Utusan Allah itu hanyalah lagu lama, ingin mencari popularitas, ingin kedudukan dan sebagainya