nur muhamat akidah yang lahir dari aqidah ahli sunah yang mana setelah nabi berjalan pada awal sepertiga malam menggunakan buraq kemasjidil aqsar lalu nabi naik kelanggit satu persatu hingga tiba langgit ketujuh langgit tertinggi lalu nabi menggalkan buraq dan jibrail di situ dan naik memijak kderas dan menghadap wajjah allah dengan jelas sebagai mana penglihatan seseorang di hadapan cahaya lampu dengan terang dan jelas di hadapan nabi muhamat saw,.
ketika mana turun dari israq midraq maka terjadilah dua puak yang mendengar cerita rasulullah naik jumpa allah dan gologan pertama gologan yang malas berfikir dan tak mahu berhujah lagi gtentang rasul,ullah melihat wajjah allah menyatakan nabi tidak mampu melihat wajjah allah sebagai mana musa ketika di atas bukit tur sinar ,. dan gologan ahli sunah jamaah yang mana jelas dengan riwayat hadis imam muslim nabi melihat wajjah allah dengan sepenuhnya dan berupa cahaya ,. dan dari sini gologan muktazilah dan sunah wal jamaah melahirkan aqidah nur muhamat sebagai pegangan yang kuat untuk beribadah,.,. nur muhamat lahir setelah turun nya solat dan aqidah nur muhamat untuk melengkapkan aqidah sifat 20 yang mana sifat mustahil bagi allah bodoh bisu buta tuli dan pekak,. dan berhajat pada mahluk,. sebagai mana nabi muhamat sawt yang mana hamba allah dan allah tiada berhajat akan mahluk yang mana di bawah kekuasaanya.,.,., 20 Sifat Mustahil Bagi Allah:
‘Adam artinya Tiada
Huduts artinya Baru (ada mempunyai permulaan)
Fana artinya Binasa (ada mempunya kesudahan)
Muamasyalatuhu lilhawadits artinya Bersamaan Allah bagi segala yang baru
Al-layakuna Qaiman Binafsihi artinya Tiada berdiri Allah dengan sendirinya (berhajat kepada makhluk)
At-Ta’addut artinya Berbilang-bilang / banyak (dua,tiga dst.)
Al-Ajzazu artinya Lemah
Al-Karahatu artinya Tertegah (tidak bisa menentukan)
Al-Jahlu artinya Bodoh / Tidak mengetahui
Al-Mautu artinya Mati
Ash-shamamu artinya Tuli
Al-‘Amaa artinya Buta
Al-Bakamu artinya Bisu
Kaunuhu ‘Aajizun artinya Keadaannya yang Lemah
Kaunuhu Mukhrohun artinya Keadaannya yang Terpaksa
Kaunuhu Jaahilun artinya Keadaannya yang Bodoh
Kaunuhu Mayitun artinya Keadaannya yang Mati
Kaunuhu Ash-shamun artinya Keadaanya yang Tuli
Kaunuhu ‘Amaa artinya Keadaannya yang Buta
Kaunuhu Abkamun artinya Keadaannya yang Bisu.
Demikian penjelasan secara ringkas tentang Sifat 20 Wajib dan Mustahil Bagi Allah, semoga bermanfaat dan dapat menambah keimanan kita Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan cara-cara yang syar’i, jauh dari tindakan-tindakan yang melewati batas. Sebab, Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga sebagai manusia biasa. Beliau seorang hamba Allâh Azza wa Jalla . Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak memiliki hak rubûbiyah (berkuasa terhadap alam semesta) dan hak ulûhiyah (diibadahi/disembah) sedikitpun.