Ahad, 8 April 2018

QALBU ROH BAGI DIRI MANUSIA

SEBAGAI MANA QALBU ROH BAGI DIRI MANUSIA ITU SENDIRI , setiap manusia datang kedunia dengan kitab takdir setiap manusia , telah tetap keatas setiap manusia itu penyudah nya sebagai tetapan allah,. sebagai mana hidayah datang dari allah sawt maka setiap yang allah ingginkan pada seseorang maka tiada yang mustahil bagi seseorang itu dapat melawan takdir dan kuasa allah sawt.,,. sebagai mana contoh takdir kematian seseorang telah tetap pada waktu dan masa yang telah allah tulis dalam kitab takdir namun usaha membawa seseorang adalah keingginan roh untuk bertemu illlahi sebagai tetapan nya,..,.., sebagai mana contoh seseorang jodoh tetap akan keatas nya sebagai mana tertulis dalam kitab takdir namun usaha bagi nya adalah keingginan nafsu dan roh untuk berkasih sayang namun jika tiada tertulis akan jodoh nya tetap tiada akan usahanya untuk memiliki jodoh .,., sebagai mana rezeki bila seseorang berkata akan perkerjaan nya membawa rezeki nya maka usaha nya adalah keingginan nafsu .,.., dan rezeki tetapan allah banyak atau sedikit adalah usaha,..,., ' dari sini allah inggin ,menjelaskan pada kita bahawa tiap kita dari diri manusia itu memiliki nafsu akal dan diri manusia itu sendiri..,., dan bila sebut diri manusia itu roh atau nyawa manusia itu .,.,., dalam dalam ayat allah turun kan firman allah'Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 216).Mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.” (QS. An-Nisa’: 19).dari ayat quran jelas bahawa nafsu dan akal sentiasa tiada menyukai akan apa apa yang tidak membawa keuntugan dunia dan keseronokan dunia namun usaha nafsu dan akal hanya membawa seseorang kearah apa apa yang telah tetap bagi allah,.,. namun baik atau buruk adalah tetapan allah saw,. Apakah kamu tidak mengetahui bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa saja yang ada di langit dan di bumi?; bahwasanya yang demikian itu terdapat dalam sebuah kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu amat mudah bagi Allah” (QS. Al Hajj:70) bagi kita yang beriman akan pada qadak dan qadar percaya bahawa setiap usaha nafsu dan akal kita bila tiada berjaya atau membawa kearah kemusnahan tetap akan kita itu lah usaha kita ,..,