Isnin, 1 Januari 2018

saka'sihir'santau;ulser'barah


  1. penyakit keturunan 
  2. penyakit yang biasa dialami ibu atau bapak;
  3. penyakit yang pernah di alami saudara ibu atau bapak;
  4. penyakit yang pernah di alami datok dan nenek ibu atau bapak;
       penyakit yang selalu di alami oleh seseorang yang mana di namakan sebagai penyakit keturunan . baik dari segi sain di namakan ulser atau barah ; dalam perubatan islam dan tradisional; saka ;sihir atau santau; 

         sebagai mana di peringkat awal dikenali 
  • Santau secara umumnya digunakan bagi meracun dan membunuh atau melumpuhkan musuh.
  • Santau sukar dikesan siapa yang melakukannya kerana ia tidak dilakukan secara berhadapan, tetapi secara bersembunyi. 

Pesakit juga akan merasa lesu dan deman, tidak boleh tidur malam, rasa gelisah, dan tidak berupaya berfikir seperti biasa. Kadangkala mangsa akan muntah darah. Darah yang keluar adalah akibat luka atau kerosakan mana-mana organ dalam badan dan akibat terkena bisa santau atau bahan-bahan yang melukakan.
  • Apabila batuk sampai ketahap serius, pesakit akan muntah darah bercampur dengan nanah. Pesakit kadang-kadang akan berasa seolah-olah ada rasa busuk keluar dari saluran tekaknya. Ini terjadi akibat luka yang telah menanah dari mana-mana organ dalam badan.
  • Hasil gambar untuk barah perut membuncitsebagai mana penyakit santau dan saka di namakan ulser perut ;
  •   SALAH satu punca utama pendarahan dalam perut yang menyebabkan seseorang muntah darah atau membuang najis berwarna hitam seperti tar (malaena) ialah ulser pada perut.
    Ulser perut yang juga dikenali sebagai ulser peptik merupakan satu keadaan di mana selaput dalaman perut mengalami luka.
    Selain di perut, ulser juga boleh berlaku pada bahagian usus kecil (duodenal ulcer).
    Sakit pada perut (abdomen) terutama di hulu hati adalah biasa dengan anggaran 90 peratus pesakit PUD mengalami sakit pada bahagian tersebut. Ia boleh berlaku selepas atau sebelum makan dan kadang-kadang pada waktu malam.
    Punca sebenar penyakit ini tidak semestinya berkaitan dengan keasidan, namun ia berkurangan dengan ubat antacid.
    Gejala-gejala lain ialah:
    * Sekiranya berlaku pendarahan ulser, najis pesakit akan menjadi hitam dan melekit.
    * Kesakitan di seluruh bahagian perut jika ulser perut telah pecah.
    * Kesumbatan pada perut yang mengakibatkan pesakit muntah, rasa cepat kenyang dan berat badan menurun. Masalah ini timbul sekiranya ulser terjadi di antara perut dan usus (duodenum).

sebagai mana penyakit saka yang mana di namakan sebagai penyakit keturunan yang membunuh ramai orang yang terdekat dan tiada ubatan yang mampu menghalang penyakit ini melaikan sebagai mana telah allah azawajalla berfirman;allah ‘Azza wa Jalla berfirman (yang artinya), “Dan sesungguhnya Kami telah mengutus (para rasul) kepada umat-umat sebelum kamu, kemudian Kami siksa mereka dengan kesengsaraan dan kemelaratan agar mereka memohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri.” (QS. Al An’am: 42)


Tidak heran jika ada sebagian orang saat tertimpa musibah malah justru bergembira sebagaimana bergembira ketika mendapat kelapangan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, “…dan sesungguhnya salah seorang mereka benar-benar merasa gembira karena mendapat cobaan, sebagaimana salah seorang mereka merasa senang karena memperoleh kelapangan.” (HR Ibnu Majah dan Al Hakim, beliau berkata, “Shahih menurut syarat Muslim.” Disepakati oleh Adz Dzahabi)

Hiburan untuk Orang yang Tertimpa Musibah


Rasulullah  ﷺ bersabda, “Tidaklah seorang muslim yang tertimpa gangguan berupa penyakit atau semacamnya, kecuali Allah akan menggugurkan bersama dengannya dosa-dosanya, sebagaimana pohon yang menggugurkan dedaunannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Bencana senantiasa menimpa seorang mukmin dan mukminah pada dirinya, anaknya, dan hartanya sampai ia berjumpa dengan Allah dalam keadaan tidak ada kesalahan pada dirinya.” (HR. At Tirmidzi, dan beliau berkomentar, “Hasan shahih.”, Imam Ahmad, dan lainnya)
Sesungguhnya besarnya pahala itu berbanding lurus dengan besarnya ujian. Dan sesungguhnya jika Allah mencintai suatu kaum, Dia akan menguji mereka. Siapa yang ridha, baginya ridha(Nya), namun siapa yang murka, maka baginya kemurkaan(Nya).” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang kepadamu (ujian) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.


  1. ] Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai ujian (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.

Syahid: Mati Karena Sakit Perut;

Syuhada itu ada lima, yaitu orang yang meninggal karena penyakit tha’un, orang yang meninggal karena penyakit perut, orang yang mati tenggelam, orang yang meninggal karena tertimpa reruntuhan, dan orang yang gugur di jalan Allah.” [1]


Siapa yang terbunuh di jalan Allah maka ia syahid, siapa yang meninggal di jalan Allah maka ia syahid, siapa yang meninggal karena penyakit tha’un2 maka ia syahid, siapa yang meninggal karena penyakit perut maka ia syahid, dan siapa yang tenggelam ia syahid.” [2]


Dalam kitab Fathul Bari  terdapat Bab: obat sakit perut dan terdapat hadits dalam shaihain dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu ‘alahi wa sallam, beliau  bersabda,
“Orang yang karena sakit perut adalah syahid, Orang yang karena sakit perut adalah syahid”
Yang dimaksud di sini adalah baginya pahala mati syahid. Akan tetapi mayatnya tidak diurus sebagaimana orang mati syahid (orang yang mati syahid tidak perlu dimandikan dan dikafani, pent).  Maka jasadnya tetap dimandikan, dikafani dan dishalatkan berbeda dengan syahid di medan peperangan maka ia dikubur dengan pakaian syahidnya di dunia, tidak dimandikan, tidak dishalatkan sebagaimana pendapat yang masyhur di kalangan ulama. Wallahu a’lam[3]










Tiada ulasan:

Catat Ulasan